Mari,


Maaf, atas ego saya yang tinggi, hanya melihat dari satu sisi.
Maaf, atas segala perasaan kesal saya, atas apa yang ada, atas apa yang menurut saya salah.
Maaf, atas segala kediaman saya ketika tahu bahwa ada hal buruk terjadi.
Maaf, atas "terlihat" apatisnya saya di mata semua.
Maaf, atas kebodohan saya yang selalu tak mengerti apa-apa yang harus dilakukan.

Ya, ya. Saya tahu, memaafkan tidaklah mudah. Tidak semudah mengetik kata-kata ini. Saya hanya berharap bisa memahami diri lebih baik, dan dapat memahami anda lebih baik. Itu sudah cukup. Andai saja kalian tahu, setiap orang memiliki alasan dalam setiap yang dilakukannya. Berdiam diri pun bukan tanpa alasan. Saya tahu, anda pasti punya sejuta alasan mengenai hal-hal yang anda lakukan. Kami pun demikian. Mari kita turunkan ego masing-masing, dan duduk bersama tanpa perselisihan. Persatuan dalam perbedaan indah, bukan?

"Pahami dirimu, lalu cobalah pahami orang lain. Pahami orang lain, barulah mengharap bahwa kau akan dipahami pula."

Comments

Popular Posts